Bagaimana Menyusun Bisnis Proses secara sederhana?

3 Apr
Bisnis proses adalah hal pertama yang harus disusun sebagai salah satu syarat implementasi ISO 9001:2000 di sebuah perusahaan. Muncul pertanyaan sederhana atas penyusunan Bisnis Proses ini, yaitu “Siapakah yang menyusun dan menentukan bisnis proses tersebut?”.

Dalam panduan ISO 9001:2000 telah diatur hal – hal apa saja yang dibutuhkan untuk mengimplementasikan ISO 9001:2000 pada suatu perusahaan. Pada pasal 4.1, mengenai persyaratan umum, disebutkan bahwa :
  • Perusahaan/organisasi harus mengidentifikasi proses – proses yang diperlukan dalam sistem pengelolaan mutu.
  • Perusahaan/organisasi harus menentukan interaksi dan rangkaian kerja yang berkaitan dengan proses – proses dalam perusahaan.
  • Perusahaan/organisasi harus menentukan kriteria dan metode – metode yang diperlukan sehingga dapat dipastikan setiap proses operasional dan pengawasan berjalan efektif.
  • Perusahaan/organisasi harus memastikan bahwa telah tersedia sumber daya dan informasi yang cukup serta dapat mendukung proses operasional dan pengawasan dalam bisnis.
  • Perusahaan/organisasi bertanggungjawab untuk melakukan pemantauan, pengukuran dan analisa atas poin – poin di atas.
  • Perusahaan/organisasi melakukan tindakan yang diperlukan untuk mencapai sasaran dan melakukan perbaikan/pengembangan secara berkelanjutan atas proses – proses yang berlangsung.

Bisnis proses tidak sesulit seperti yang kita perkirakan. Jika anda memiliki perusahaan maka sudah pasti ada proses di dalamnya. Semua berawal dari pelanggan yang memberikan order berdasarkan spesifikasi – spesifikasi tertentu lalu pihak pemasaran, perusahaan anda, melakukan peninjauan kontrak dan menindaklanjuti permintaan pelanggan ke pihak engineering (rekayasa) untuk menganalisa proses. Setelah pihak engineering menyatakan bahwa perusahaan anda sanggup memproses sesuai spesifikasi pelanggan maka pihak pemasaran akan menyusun penawaran harga kepada pelanggan.Apabila pihak pemasaran sudah mendapatkan persetujuan dari pelanggan atas harga yang ditawarkan, maka pihak purchasing (pembelian) anda akan melalukan pencarian bahan baku. Setelah bahan baku didapat, maka pihak perencanaan produksi (product support) akan memberikan prakiraan produksi (forecast production) untuk memproses permintaan pelanggan tersebut dan seterusnya.Seperti itulah bisnis proses yang sederhana.Setelah anda mendapatkan gambaran dalam pikiran anda mengenai bisnis proses tersebut, anda dapat langsung membuat semacam alur proses persis dengan apa yang anda pikirkan sebelumnya. Contoh : Pelanggan –> Pemasaran –> Engineering –>Pemasaran –> Pelanggan OK? –> Purchasing –> Product Support –> Produksi –>Quality Inspection –> OK? –> Gudang –> Delivery.Sangat sederhana dan semoga saja dapat membantu menyusun bisnis proses.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: